Hato-Hati Rayuan Aplikasi Pinjaman Online Tanpa BI Checking

Apakah Anda pernah ditawari pengajuan pinjaman online dengan pengingat “tidak pakai BI Checking”? Bisa lewat telepon atau SMS. Jika demikian, jangan biarkan umpan pemasaran menipu Anda. Cara pemasaran ini sering dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang tidak bertanggung jawab melakukan penipuan. Biasanya, seseorang yang terjebak dalam sebuah penawaran berakhir dengan kasus penipuan dengan mengirimkan sejumlah uang ke akun yang tidak dikenal.

Pasalnya, hampir semua pengajuan pinjaman harus melalui proses verifikasi BI. Baik mengajukan pinjaman melalui bank atau perusahaan keuangan. Jadi, untuk menghindari mode scam ini, mari kita pahami dulu apa itu kendali BI.

Pengertian Cek BI atau yang disebut juga Sistem Informasi Keuangan (SLIK) adalah pencatatan riwayat kredit nasabah yang informasinya dapat dipertukarkan antar lembaga keuangan. Informasi yang disimpan antara lain identitas debitur, pemilik dan pengurus, struktur penyediaan dana atau pinjaman yang diterima, jaminan, penjamin, dan tenggat waktu.

Meskipun bukan satu-satunya faktor penentu dalam mendapatkan pinjaman, sangat penting untuk menjaga kebersihan riwayat kredit atau skor kredit Anda. Karena secara umum, pencatatan kredit inilah yang menjadi faktor penentu disetujui atau tidaknya suatu pengajuan pinjaman.

Dengan kata lain, Pemeriksaan BI berfungsi untuk mengetahui kemampuan pembayaran kembali nasabah yang ingin mengajukan pinjaman. Oleh karena itu, sangat penting bagi lembaga keuangan untuk menjalani proses ini sebelum menyetujui pengajuan pinjaman. Jika Anda menerima tawaran pinjaman tanpa Cek BI, Anda dapat yakin bahwa kredibilitas lembaga keuangan tersebut dipertanyakan.

1. Kredit lancar

Kategori ini menunjukkan bahwa Anda dapat bertanggung jawab untuk melunasi pinjaman Anda tepat waktu. Jika skor kredit Anda termasuk dalam kategori ini, pengajuan pinjaman Anda akan memiliki peluang lebih besar untuk disetujui oleh lembaga keuangan.

2. Kredit dalam Perhatian Khusus (DPK)

Kategori ini menunjukkan bahwa Anda dapat bertanggung jawab atas pinjaman Anda, tetapi pembayarannya tidak tepat waktu. Jika Anda terlambat atau terlambat dalam 1-2 bulan, Anda mungkin termasuk dalam kategori ini. Pengajuan pinjaman masih bisa disetujui, tapi tidak sebagus kategori pertama.

3. Kredit tidak lancar

Mirip dengan skor kredit kedua, kategori ini menunjukkan bahwa Anda memiliki riwayat kredit yang pembayarannya tidak tetap. Namun kategori ini mencakup tunggakan dengan durasi yang lebih lama, yaitu sekitar 3-6 bulan. Misalnya, pembayaran bunga atau pokok pinjaman yang tidak memuaskan untuk suatu pinjaman.

4. Kredit diragukan

Jenis kategori ini tersedia jika Anda masih memiliki riwayat pinjaman yang masih terhutang, meskipun tanggal jatuh tempo telah lewat. Seperti halnya nilai kredit ke-3, akan lebih sulit untuk mengajukan pinjaman dengan kategori jenis ini.

5. Kredit macet

Jenis kategori ini diindikasikan jika Anda memiliki riwayat pinjaman yang belum dibayar selama lebih dari 6 bulan dengan jatuh tempo. Dalam posisi ini, pengajuan pinjaman Anda sulit disetujui di bank atau lembaga keuangan mana pun.

Untuk mengecek skor kredit Anda, Anda dapat terus mengunjungi kantor OJK. Anda dapat membawa dokumen pendukung terutama dokumen identitas pribadi dan perusahaan. Cara lainnya, Anda juga bisa mengecek secara online dengan login ke situs OJK dan memilih kolom “perbankan”, kemudian memilih “permintaan UID historis”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *